Kurikulum adalah rencana kegiatan yang mengarah pada
hasil belajar yang disusun pada priode tertentu dengan memberikan pengalaman
pada peserta didik. Kurikulum yang ada di Indonesia sudah mengalami beberapa
kali perubahan kurikulum sebanyak 5 kali, salah satunya kurikulum KTSP 2006 dan
hingga saat ini di Indonesia masih menggunakan kurikulum KTSP dan K-13. Latar
belakang perubahan KTSP 2006 ke K-2013 adalah sebuah perubahan proses
pembelajaran, karena pada kurikulum KTSP dinilai banyak permasalahan yang ada
dalam sebuah pendidikan yang ada. Berbagai permasalahan yang di hadapi baik
berupa (I) padatnya konten materi sebuah kurikulum yang ada, yaitu banyaknya
mata pelajaran dan materi pelajaran yang dinilai sulit untuk tingkat kemampuan
anak, (II) belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan
pendidikan nasiaonal, (III) kompetensi belum menggambarkan secara holistik baik
dari segi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang lebih dominan, (IV) tidak
peka terhadap perubahan sosial baik pada tingkat lokal, nasional, maupun
global, (V) pembelajaran hanya berpusat pada guru, (VI) standar penilaian hanya
berpusat pada proses dan hasil, (VII) KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang
lebih rinci agar tidak multitafsir.
Adanya berbagai permasalahan yang pada kurikulum
KTSP 2006 maka hal tersebut mendasari perubahan Kurikulum KTSP menjadi
Kurikulum 2013 dengan demikian maka pemerintah mengambil kebijakan dengan merombak
kembali kurikulum yanga ada di Indonesia menuju kurikulum yang lebih baik dan
dapat mengikuti perkembangan zaman, yang dianggap mampu bersaing dan menjadi
kurikulum yang baik dalam pembelajaran baik di tingkat lokal, nasional maupun
global. Karena kurikulum 2013 dianggap sebagai solusi yang dapat digunakan utuk
menghadapi masalah yang ada. Kurikulum 2013 adalah sebuah kurikulum yang sudah
mengalami penyederhanaan, tematik dan integratif dan mengacu pada kurikulum
2006. Yang bertujuan untuk mendorong peserta didik untuk mampu lebih unggul
atau dengan kata lain berpusat pada siswa (students
center) yang menuntut siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam
pembelajaran. Karena dalam proses pembelajaran pada kurikulum 2013 materi yang
di ajarkan pada siswa lebih sederhana dan lebih kongkreat, materi di buat dalam
bentuk tematik serta materi yang di ajarkan dapat di integrasikan pada mata
pelajaran lain.
Izin untuk dijadikan referensi tuagas, terimakasih
BalasHapusIjin untuk dijadikan tugas kak. Saya ayu
BalasHapusIzin untuk dijadikan referensi artikel kak, terimakasih
BalasHapusKak nama referensi nya tidak di cantumin ya ka?
BalasHapus